Sunday, April 8, 2012

Keindahan Takabonerate Sulawesi Selatan Indonesia

Kekayaan alam Indonesia sungguh luar biasa! Terlebih lagi keindahan lautan yang membentang luas dari Sabang sampai Merauke.
Taman Nasional Takabonerate, salah satu yang terindah di Indonesia. Pulau Taka Bonerate berada di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan
Hmm, nama tempat wisata ini memang belum setenar Bali namun pesona lautnya benar-benar cantik.
Hamparan pasir putih nan luas, air laut jernih berwarna biru kehijauan membuat pemandangan di bawah laut jelas terlihat. Taman Nasional Takabonerate menyimpan sejuta kekayaan laut.
Berbagai fauna seperti penyu, kura-kura, bintang laut, dan berbagai jenis ikan bersarang di dasar laut itu. Tak ketinggalan, Takabonerate juga memiliki atol yang menjadi atol terbesar ketiga di dunia!
Atol itu membentuk terumbu-terumbu karang yang dihiasi oleh tumbuhan laut nan indah. Oh, iya, ada yang unik dibalik cerita terbentuknya atol tersebut.
Rupanya, atol ini terbentuk dari sisi pengunungan yang terendam sekitar 2.000 meter di bawah permukaan laut.
Sisa puing-puing letusan gunung berapi yang besar, meninggalkan cincin luas dan ditumbuhi terumbu karang yang indah.
Ikan 
Inilah salah satu penghuni Taman nasional Takabonerate. Cantik

Perairan dalam atol yang megah biru kehijauan tak hanya dihuni oleh terumbu kerang namun juga ada makhluk laut.
Makhluk laut itu berupa ikan Wahoo, barakuda, Trevally, marlin, Sailfish, yellowfins, dogtooth tuna dan mackerels dan ada juga beberapa daerah tempat bersarang penyu laut, seperti, penyu sisik dan penyu hijau.
Terumbu karang yang sudah diketahui ada sebanyak 261 jenis. Sebagian besar jenis-jenis karang tersebut telah membentuk terumbu karang atol dan terumbu tepi. Semuanya adalah terumbu karang yang indah dan relatif masih utuh.
Wisatawan pun bisa ikut merasakan keindahan alam bawah laut juga, lho. Mereka bisa melakukan diving  (menyelam) di beberapa pulau di Taman Nasional Takabonerate dan wisata bahari lainnya.
Supaya kegiatan diving tidak terganggu dan bisa merasakan indahnya Takabonarate, sebaiknya kamu berkunjung saat musim kunjungan terbaik, yaitu, April hingga Juni dan Oktober hingga Desember setiap tahun.
Di musim-musim itu, angin bertiup tidak terlalu kencang dan terhindar dari badai. Yuk, coba diving  di Takabonerate!(Annisa/Kidnesia/berbagaisumber)



source: kidnesia.com 

Pesona Pulau Samalona Sulawesi Selatan

HIMPALAUAS.COM, MAKASSAR - Kota Makassar di Sulawesi Selatan, tidak hanya terkenal dengan wisata kuliner dan situs sejarahnya. Kota Makassar juga memiliki pesona alam laut yang indah nan elok yang bisa menjadi tujuan bagi wisatawan pecinta wisata bahari. Salah satu pesona laut yang dapat dinikmati wisatawan adalah Pulau Samalona.




Pulau Samalona merupakan sebuah gugusan pulau karang yang berbentuk bundar dengan luas 2,34 hektar yang terletak di Selat Makassar atau tepatnya di sebelah barat daya pantai barat Sulawesi Selatan. Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah kecamatan Wajo dengan jarak sekitar 2 km dari kecamatan tersebut.
Pulau ini memiliki hamparan pasir putih dengan hawa yang sejuk serta jajaran pepohonanyang hijau nan rindang. Dengan air lautnya yang bersih membuat pengunjung rela berlama-lama berenang ataupun menyelam guna menyaksikan keindahan bawah laut Pulau Samalona. Perairannya pun dangkal, sehingga aman bagi anak-anak yang ingin berenang.

Selain itu pulau ini terkenal dengan keindahan terumbu karang dan merupakan tempat habitat berbagai ikan hias. Sehingga pulau ini menjadi surga bagi para pecinta diving dan snorkling. Di sekeliling pulau ini karang laut bertebaran membentuk taman bawah laut yang sangat indah dengan berbagai macam ikan berwarna-warni.
Wisatawan juga bisa melaju di atas air menggunakan jet ski di pulau ini. Lelah berbasah-basah ria, pengunjung dapat menyewa rumah dan tempat peristirahatan, sembari menikmati ikan laut hasil tangkapan para nelayan. Pulau Samalona bisa terlihat dengan jelas dari Benteng Fort Rotterdam di daerah Keling - Makassar dengan jarak hanya sekitar 500 meter dari bibir tebing Benteng Fort Rotterdam.

Untuk menuju pulau ini Anda bisa menggunakan perahu nelayan (perahu dengan mesin tempel) yang memakan waktu sekitar 30 menit dari kecamatan Wajo dengan biaya Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per-kapal. Di pulau ini berdiri sebuah mercu suar yang digunakan sebagai tanda batas daratan bagi kapal-kapal berbadan besar.(berbagai sumber/dan)

Wisata Sulawesi Selatan, Pulau Kapoposang

Pulau Kapoposang
Pulau Kapoposang merupakan obyek wisata bahari yang cukup terkenal. Selain menikmati keindahan alam, wisatawan juga dapat menyelam, snorkel, dan memancing. Lokasi memancing di sekitar Pulau Kapoposang adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Datanglah dan nikmati liburan di Pulau Kapoposang. Menyelam dan snorkeling sangat menyenangkan karena terumbu karang di sekitar pulau ini cukup sehat dan indah. Lagipula, kondisi perairan yang jernih dan tidak tercemar. Berbagai jenis ikan berwarna-warni seperti menari ceria menyambut wisatawan.
Pulau Kapoposang adalah satu dari ratusan pulau kecil di jajaran spermonde Selat Makassar. Secara administratif, pulau ini terletak di Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Jarak dari Kota Makassar sekitar 68 kilometer (42 mil).
Setiap musim libur, pulau ini dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pulau Kapoposang memang sangat indah dan memiliki banyak keistimewaan sebagai obyek wisata bahari. Hijau karena berbagai macam pepohonan.
Aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan di Pulau Kapoposang antara lain menyelam, snorkeling, memancing, melihat habitat penyu, dan menyaksikan panorama sunset serta sunrise.
Secara administratif berada dalam wilayah Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan,  dengan luasan sebesar 50. 000 hektar dan memiliki panjang batas 103 km. Posisi geografis kawasan ini berada di 118o  54’ 00 BT – 119o 10’ 00’’ BT dan 04o37’00’’ LS – 04o 52’ 00’’ LS.  Taman Wisata Perairan Kepulauan Kapoposang terdiri atas tiga pulau berpenghuni yaitu Pulau Kapoposang, Pulau Papandangan, dan Pulau Gondong Bali. Selain itu juga memiliki tiga pulau kecil berpasir putih yang tidak berpenghuni yaitu Pulau Suranti, Pulau Pamanggangang, dan Pulau Tambakhulu.
Sebagai destinasi wisata bahari andalan di Provinsi Sulawesi Selatan, Pulau Kapoposang mempunyai potensi pesona bawah air yang sangat memanjakan mata para pengunjung dan siap untuk dieksplore di Pulau ini. Ada beberapa titik andalan bagi para penyelam yang ingin menikmati pesona bawah air Pulau Kapoposang antara lain Titik Penyelaman Gua (Cave Point), Titik Hiu (Shark Point), dan Titik Penyelaman Penyu (Turtle Point). Khusus mengenai titik penyu (turtle point) Pulau Kapoposang memiliki satu titik khusus yang merupakan habitat alami bagi Penyu Sisik (Erethmochelys imbricata).
Penyu Sisik di Pulau Kapoposang sangat jinak karena jarang di ganggu oleh masyarakat sekitar, jika di tempat lain wisatawan hanya dapat melihat penyu di darat, maka di tempat ini anda dapat berenang, berfoto, bahkan anda dapat menyentuh langsung penyu sisik di dalam laut. untuk bertemu dengan spesies unik ini, anda cukup melakukan penyelaman selama kurang lebih satu setangah jam di titik ini dan menyelam sejauh kurang lebih 500 meter maka anda dapat menyaksikan puluhan penyu sisik berbagai ukuran berenang bebas di antara keindahan terumbu karang. Terkadang penyu sisik juga dapat ditemukan sedang beristirahat diantara gua-gua (cave) di dinding (wall) karang. Beberapa lokasi di Pulau Kapoposang teridentifikasi sebagai daerah tempat bertelur bagi Penyu Sisik, dari Bulan Desember-April merupakan musim bertelur bagi spesies ini.

Lebih jauh ke selatan, terdapat atol besar di tengah laut yang disebut Takabakang. Tempat ini merupakan favorit pemancing dan spear fishing. Arus di sana cukup kuat sehingga disukai ikan ikan besar seperti gerombolan tuna, schooling grouper, giant trevally, dan cod. Habitat penyu adalah keindahan di sisi yang lain. Pantai Pulau Kapoposang menjadi tempat hewan langka ini bertelur. Wisatawan dapat menyaksikan tingkah penyu tanpa boleh mengganggu mereka. Hewan ini dilindungi.
Berbagai jenis karang keras, karang lunak, ikan karang dan hewan-hewan invertebrate yang menjadi penghuni bawah air Pulau Kapoposang mewakili hampir seluruh spesies yang ada di Sulawesi Selatan. Ditunjang dengan bentuk profil terumbu karang berupa dinding karang (wall) dengan kedalaman mencapai ratusan meter adalah daya tarik tersendiri bagi penyelam professional yang ingin melakukan penyelaman dalam (Deep Dive).

Fasilitas
Di pulau ini terdapat resor yang dikelola oleh PT Makassar Tirta Wisata. Resor ini dilengkapi restoran dan fasilitas olahraga. Wisatawan juga dapat menyewa kapal pesiar berbobot 20 ton untuk menyeruak lautan mengantarkan ke lokasi penyelaman dan pemancingan favorit.

Akses
Terdapat beberapa jalur menuju Pulau Kapoposang, yaitu dari Pelabuhan Paotere dan Dermaga POPSA di Makassar, Dermaga Kalibone di Kabupaten Maros, dan Dermaga Tonasa di Kabupaten Pangkep. Perjalanan menggunakan kapal tradisional memakan waktu sekitar 6 jam dari Makassar, 7 jam dari Maros, dan 8 jam dari Pangkep. Namun jika wisatawan menggunaka sped boat dari Dermaga POPSA Makassar, perjalanan bisa ditempuh dalam waktu tiga jam saja.
(Berbagai Sumber)



sorce by iftfishing.com

Taman Wisata Bantimurung

Taman Wisata alam Bantimurung merupakan salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, memiliki banyak obyek wisata alam yang mengagumkan para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.  Dari pusat kota Maros, Bantimurung sudah dapat dijangkau dengan waktu lebih kurang 20 menit dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum atau sekitar 11 kilo meter dari pusat kota Maros, sedangkan kalau dari jantung kota Makasar kurang lebih berjarak 27 kilo meter.
Bantimurung memiliki kekayaan alam yang berlimpah dari indahnya petakan-petakan sawah yang indah dipandang, tebing-tebing curam yang terjal, hijaunya pegunungan yang elok, kupu-kupu yang beraneka ragam hingga air terjun dan goa-goa yang merupakan daya tarik utama pesona keindahan alam bantimurung. Masyarakat Bantimurung sendiri rata-rata bersuku Bugis, susunan rumah yang kita lihat sepanjang perjalanan menuju tempat wisata sangatlah bernuansa Bugis dengan tonggak rumah yang tinggi dan masyarakatnya yang dikenal ramah.
Ketika memasuki kawasan Bantimurung, dari kejauhan wisatawan disambut dengan tulisan yang menempel di dinding bukit kars. Kemudian setibanya di gerbang taman rekreasi ini, sepasang gapura selamat datang berhias kupu-kupu raksasa di atasnya menyambut dengan ramah, setelah itu diikuti patung kera yang juga berukuran jumbo. Ini menandakan Bantimurung merupakan habitat asli kupu-kupu dan kera.
Taman Wisata Alam Bantimurung secara umum bergelombang sampai berbukit-bukit. Batuan kapur membentuk bebukitan terjal di kanan kiri sungai. Daerah datar terletak di bagian selatan, tempat terdapatnya air terjun dan kolam. Daerah datar lainnya yang mempunyai panorama cukup menarik terletak di bagian utara taman wisata alam, dapat ditempuh melalui jalan setapak dari air terjun. Vegetasi yang terdapat di Taman Wisata Alam Bantimurung adalah tipe hutan hujan pegunungan yang didominasi oleh famili Liniaceae, antara lain; jambu hujan (Eugenia sp), jabon (Anthocepalus cadamba), pala-pala (Mangifera sp), enau (Arenga pinnata), centana (Pterocarpus indicus) dan lain-lain.
Kawasan Air Terjun
Air terjun jatuh perlahan melalui batu cadas dari ketinggian 15 meter dan lebar 20 meter menyajikan nuansa alam yang khas. Selain pemandangan alam yang indah, air terjun ini juga dimanfaatkan oleh pengunjung untuk kegiatan mandi atau sekadar untuk merasakan percikan sejuk air pegunungan.
Di sekitar air terjun, terdapat cekungan-cekungan sungai yang biasa dimanfaatkan pengunjung untuk berenang. Di sebelah kiri air terjun terdapat jalan wisata dan tempat duduk permanen yang membatasi jalan dengan sungai, terusan dari air terjun. Biasanya pengunjung yang datang sekadar mengabadikan gambar panorama air terjun. Di sebelah kanan air terjun, terdapat areal yang cukup landai untuk berkumpul bersama keluarga dengan menggelar tikar sambil menikmati pemandangan. Pengunjung juga bisa duduk di bawah pepohonan rindang atau mandi di air terjun.
Kawasan Goa
Selain menikmati pesona air terjun Bantimurung, terdapat objek wisata lain di sekitar kawasan ini yakni goa mimpi dan goa batu. Goa Mimpi merupakan salah satu tempat yang digemari. Di dalam goa terdapat stalaktit (relief batu yang terbentuk dari tetesan air dan menggantung di atas langit-langit goa) indah dengan kumpulan kristal. Bening dan mampu memantulkan cahaya. Di sekelilingnya diterangi lampu sehingga memperindah suasana dalam goa. Inilah yang membuatnya disebut goa mimpi karena ketika berada di dalamnya, kita seakan-akan berada di alam mimpi.
Untuk menuju Goa Batu dibutuhkan stamina yang prima meskipun pengelola sudah membuatkan anak tangga setinggi 10 meter. Perjalanannya cukup jauh dan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 20 menit. Namun setelah tiba, segala kelelahan segera terbayar dengan pemandangan indah serta air terjun kecil yang begitu asri. Belum lagi keindahan di dalam goa dengan stalaktit dan stalagmite sepanjang lorong 30 meter.
Kingdom Of Butterfly
Pada 1856 – 1857, Alfred Russel Wallace menghabiskan sebagian hidupnya di Indonesia untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu, termasuk kupu-kupu Bantimurung. Menurut Wallace, Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly karena ditemukan beragam spesies kupu-kupu langka yang jarang terdapat di daerah lain. Berbagai jenis kupu-kupu yang terdapat di kawasan tersebut antara lain dari family Saturnidae, Nocturnidae, Spingidae dan Nyphalidae.
Jenis kupu-kupu tersebut menurut para ahli hanya terdapat di Taman Wisata Alam Bantimurung. Menurut Matimu (1977) dan Achmad (1998) dalam Buku Rencana Pengelolaan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung (2006), terdapat 103 jenis kupu-kupu yang ditemukan di sana, dan sebaran kupu-kupu jenis komersil seperti Troides haliptron dan Papilio blumei adalah dua jenis endemik yang mempunyai sebaran sangat sempit, yaitu hanya pada habitat berhutan di pinggiran sungai.
Untuk menjaga kupu-kupu dari kepunahan, pemerintah setempat membuat penangkaran di lokasi ini, dan tentunya menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung. Selain penangkaran, ada juga museum kupu-kupu sebagai informasi dan pusat data kupu-kupu yang hidup di alam Bantimurung. Sebelum pulang jangan lupa untuk membeli oleh-oleh kupu-kupu indah Bantimurung yang sudah diawetkan dalam bingkai kaca dengan jumlah variatif. Oleh-oleh ini bisa dipajang di dinding rumah sebagai kenangan dan tanda bahwa anda sudah mengunjungi “Kerajaan Kupu-Kupu” di Bantimurung. Jadi dijamin anda tidak akan murung lagi jika berkunjung ke wisata alam Bantimurung ini. (berbagai sumber)



source by iftfishing.com

Pantai Losari Objek Wisata Makassar Yang Mengagumkan

Pantai Losari Objek Wisata Makassar Yang Mengagumkan – Makassar mempunyai sejumlah objek wisata yang mempesona,namun Pantai Losari lah yang menjadi ikon ibukota provinsi Sulawesi Selatan tersebut.




Pantai Losari memiliki keunikan tersendiri. Salah satu keunikannya adalah para pengunjung dapat menyaksikan terbit dan terbenamnya matahari di satu posisi yang sama.
Keistimewaan obyek wisata ini adalah para pengunjung dapat menikmati indahnya deburan ombak yang memecah tanggul pantai dan kesejukan “angin mamiri” yang bertiup sepoi-sepoi, sambil menyaksikan detik-detik terbenamnya matahari secara utuh di balik cakrawala, yaitu mulai dari perubahan warna hingga pergeseran posisinya sampai benar-benar hilang dari pandangan.
Untuk kuliner sendiri di pantai ini menyediakan bermacam makanan laut yang menggugah selera.Untuk menikmatinya anda hanya cukup berjalan menuju selatan anjungan Pantai Losari.Disana terdapat kafe dan restoran terapung yang menggunakan kapal tradisional Bugis-Makassar ‘Phinisi’ dengan menu bervariasi, seperti masakan ikan pari, cumi-cumi dan lobster dengan harga berkisar antara Rp7.500,- hingga Rp25.000/porsi.
Di samping itu, para pengungjung dapat mencicipi berbagai jenis makanan khas Kota Makassar, seperti pisang epek, pallu butung, pisang ijo, coto Makassar, sop konro, dll.
Untuk mengunjunginya, dari pelabuhan Makassar, pantai ini dapat ditempuh sekitar 15 menit dengan mobil atau motor. Jika berangkat dari Bandara Udara Hasanuddin, dapat ditempuh sekitar 45 menit dengan menggunakan mobil atau motor.
Di sekitar obyek wisata tersedia berbagai jenis kendaraan, seperti bus, taksi, dan becak yang siap mengantar para pengunjung berkeliling menikmati suasana Kota Makassar.




source: harianberita.com 
image by zonetourismworld.com

Bandar Udara Sulawesi Selatan

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin

Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, sebelumnya bernama Bandar Udara Internasional Hasanuddin, adalah bandar udara yang terletak 30 km dari Kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Bandara ini dioperasikan oleh PT. Angkasa Pura I. Meskipun berstatus bandara internasional, sejak 28 Oktober 2006 hingga Juli 2008 sempat tidak ada rute internasional kecuali penerbangan haji setelah rute internasional terakhir Hasanuddin, Makassar-Singapura ditutup Garuda Indonesia karena merugi. Sebelumnya, Silk Air dan Malaysia Airlines telah terlebih dahulu menutup jalur internasional mereka ke Hasanuddin. Air Asia membuka kembali rute Makassar-Kuala Lumpur mulai 25 Juli 2008.
Bandara ini mengalami proses perluasan dan pengembangan yang dimulai tahun 2004 dan direncanakan selesai pada tahun 2009. Antara bagian dari pengembangan adalah terminal penumpang baru berkapasitas 7 juta penumpang per tahun, apron (lapangan parkir pesawat) yang berkapasitas tujuh pesawat berbadan lebar, landas pacu baru sepanjang 3.100 meter x 45 meter, serta taxiway. Pengoperasian terminal baru dimulai pada 4 Agustus 2008 dengan menggunakan landas pacu lama karena landas pacu baru masih sedang dikerjakan. Sekarang, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Sudah Mengoperasikan Apron baru, landas pacu terbaru serta 1 buah taxiway.. Perpanjangan landasan tahap 2 dari 3,100 meter menjadi 3,500 meter akan mulai dilaksanakan antara akhir tahun 2011 atau awal 2012, setelah pembebasan lahan terlaksanakan. Perpanjangan landasan ini ditujukan agar kedepannya dapat didarati pesawat berbadan lebar seperti Boeng 747 secara maksimal. (wikipedia)





Bandar Udara H. Aroeppala

Bandar Udara H. Aroeppala adalah bandar udara yang terletak di Pulau Selayar, tepatnya di Desa Bontosunggu, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Bandar udara ini memiliki ukuran landasan pacu 1.350 x 23 m. Jarak dari kota Selayar sekitar 7 km.. Rute penerbangan yang dilayani salah satu perusahaan penerbangan perintis PT Sabang Merauke Air Carter (SMAC), dengan frekuensi penerbangan sebanyak dua kali dalam seminggu untuk rute selayar - makassar dan satu kali rute selayar - bali. (wikipedia)











photos by: 
http://puisiachelya.blogspot.com


Saturday, April 7, 2012

Pengembangan Wisata Sulawesi Selatan Tugas Kita Bersama

Teman-teman blogger pasti banyak yang telah membuat postingan yang menarik mengenai berbagai macam tempat-tempat wisata yang indah, menakjubkan,  dan juga mengenai jajanan maupun oleh-oleh wisata kuliner unik dan lezat yang ada di Sulawesi Selatan,  Namun bagaimanakah caranya agar tempat-tempat wisata yang ada di Sulawesi Selatan tersebut menjadi berkembang dan banyak didatangi oleh wisatawan dalam negeri maupun oleh wisatawan mancanegara ?


Pantai Losari



Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam mengembangan pariwisata adalah :
  • Tersedianya objek dan atraksi wisata, yaitu segala sesuatu yang menjadi daya tarik bagi orang yang mengunjungi suatu daerah wisata, misalnya keindahan alam, hasil kebudayaan suatu bangsa, makanan khas, tata cara hidup suatu masyarakat, adat istiadat suatu bangsa, festival tradisional dan upacara kenegaraan 
  •  Adanya fasilitas aksesibility, yaitu sarana dan prasarana perhubungan dan dengan segala fasilitasnya, sehingga memungkinkan para wisatawan dapat mengunjungi suatu daerah tujuan wisata tertentu ;
  • Tersedianya fasilitas amenities, yaitu sarana kepariwisataan yang dapat memberi pelayanan pada wisatawan selama dalam perjalanan wisata yang dilaksanakannya. Baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Sulawesi Selatan sudah memiliki poin-poin diatas, namun keindahan alam, kuliner serta budaya yang dimiliki tidak akan bermakna dan juga menarik apabila tidak didukung dengan suatu kemasan serta bentuk promosi yang baik. Jika kita bicara mengenai standar internasional maka kita harus memperhatikan faktor-faktor penunjang seperti sarana dan prsarana.

Sarana-sarana disini berupa bandara udara, tempat penginapan / hotel, akses jalan, tempat makan, tempat wisata, tempat berbelanja, sarana transportasi . Terkadang pemerintah setempat telah merencanakan segala sesuatunya dengan sebaik mungkin, namun sering kali perilaku masyarakat seringkali membuat pra sarana dan sarana yang sudah ada menjadi rusak maupun tidak terawat.

Kurangnya rasa sadar akan budaya menjaga kebersihan membuat sarana dan pra sarana tempat-tempat wisata di Indonesia menjadi sangat memprihatinkan dan cepat rusak. Bagaimana mungkin para wisatawan mau datang jika sarana umumnya saja masih belum memenuhi standar atau akses jalan  yang sangat memprihatinkan, jalan berlubang dimana-mana, kemudian kelayakan dari sarana transportasi di beberapa daerah yang masih sangat perlu perhatian

Suatu lokasi wisata dapat menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan harus memenuhi syarat syarat untuk pengembangan daerahnya. Menurut Maryani (1997:11) syarat-syarat tersebut adalah:
  1. Something to see, artinya ditempat tersebut harus ada objek wisata yang berbeda dengan yang dimiliki daerah lain. Dengan daerah itu harus mempunyai daya tarik khusus dan atraksi budaya yang dapat dijadikan "entertainment" bagi wisatawan.
  2. Something to do, artinya ditempat tersebut selain banyak yang dapat dilihat dan disaksikan, harus pula disediakan berbagai fasilitas yang dapat membuat wisatawan betah tinggal lebih lama ditempat itu
  3. Something to buy, artinya ditempat tujuan wisata harus tersedia fasilitas untuk berbelanja (shopping) terutama barang souvenir dan kerajinan rakyat sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang ke tempat asal.
  4.  How to arrive, termasuk didalamnya aksesibilitas, yaitu bagaimana wisatawan mengunjungi objek wisata tersebut, kendaraan apa yang akan digunakan dan berapa lama tiba ditempat wisata itu 
  5. How to stay, artinya bagaimana wisatawan akan tinggal untuk sementara waktu selama ia berlibur di objek wisata itu. Untuk itu diperlukan penginapan-penginapan baik hotel, losmen dan sebagainya. 
Sulawesi Selatan tentu memiliki objek pariwisata yang sangat indah, dibutuhkan kerjasama antara berbagai jenis elemen-elemen masyarakat dan kerjasama pemerintah agar bisa menjadi suatu pendapatan bagi masyarakat sekitar sulawesi selatan khususnya dan juga agar pariwisata sulawesi selatan bisa berkembang dengan cepat perlu diperhatikan hal-hal seperi berikut ini:

  • Penempatan sumberdaya manusia yang dapat berkomunikasi secara baik dengan para wisatawan baik itu dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris dan juga keramahan dengan wisatawan dalam negeri maupun luar negeri akan menjadi nilai tambah dimata para wisatawan. Hal ini mungkin faktor yang sering dilupakan, Berikanlah pelatihan kepada masyarakat sekitar atau tempatkanlah orang-orang khusus yang mempunyai kemmpuan tersebut di tempat-tempat wisata di sulawesi selatan. Buatlah para wisatawan dalam maupun luar negeri merasa nyaman  dengan mudahnya komunikasi antara wisatawan dengan maasyarakat sekitar karena dengan tidak terjadi salah komunikasi maka pengunjung wistawan mancanegara akan merasa nyaman jika masyarakat sekitar bisa mengerti dan berbicara berbahasa inggris.
  • Untuk mempromosikan wisata Sulawesi Selatan, pemerintah sulawesi selatan dapat memberikan diskon atau bahkan voucher yang berupa kunjungan gratis ke tempat-tempat wisata unggulan maupun potensi wisata lainnya kepada para pelajar maupun masyarakat umum diluar sulawesi selatan maupun yang berada  diluar negeri. Hal ini akan menjadi promosi yang baik karena jika suatu saat  mereka ingin kembali lagi ke tempat-tempat wisata di daerah sulawesi selatan dan mengajak teman lainnya untuk kembali berwisata ke tempat yang sama atau bahkan tempat wisata sulawesi selatan yang indah lainnya dan belum populer dan dikenal oleh orang banyak.
  • Faktor teknologi dan social media, pemerintah sulawesi selatan harus bisa menyediakan sebuah website resmi yang didalamya terdapat info wisata mengenai biaya wisata, saran dan prasarana seperti hotel, tempat makan, bandar udara, pelabuhan, tempat belanja, mall, peta petunjuk wisata, dan sebagainya yang bisa menjadi potensi wisata untuk wisatawan agar mereka mau berkunjung ke sulawesi selatan.
  • Masyarakat sekitar dan pengelola wisata harus bisa memberikan pelayanan yang baik dan juga ramah kepada siapa saja wisatawan yang berkunjung ke daerah mereka tanpa membedabedakan. Contohnya adalah jangan membeda-bedakan harga sesuatu barang atau jasa dengan wisatawan luar negeri dengan wisatawan yang berasal dari dalam negeri, biasanya di indonesia sering terjadi hal yang demikian, misalkan harga es kelapa harga aslinya Rp. 5000 namun dijual kepada wisatawan asing seharga Rp. 10.000, seharusnya jangan demikian.
  • Remaja di sulawesi selatan juga harus berpartisipasi dengan cara aktif membuat suatu event yang berbeda dan unik yang tidak dimiliki oleh  daerah lainnya yang ada di Indonesia maupun luar negeri dan jangan lupa untuk mempromosikannya.
  • Seluruh Komunitas di Sulawesi Selatan khusunya komunitas photography di seluruh sulawesi selatan harus berpartisipasi dan  menampilkan serta mendokumentasikan hasil karya video maupun foto-foto mengenai objek wisata maupun kegiatan-kegiatan yang ada di sulawesi selatan di website, blog pribadi atau komunitas, karena hal tersebut akan menjadi nilai jual dan juga agar masyarakat dunia tahu bahwa wisata di sulawesi selatan itu harus dikunjungi dan tidak boleh dilewatkan dalam daftar list wisata mereka. Contoh foto-fotonya dapat dilihat seperti dibawah ini:

Kubur Batu Tanah Toraja

Trans Studio Makassar

Rumah Adat Tongkonan

 Samalona Island

Kapoposang Island


Bantimurung WaterFall



Danau Tempe

 Tanjung Bira, Bulu kumba


► 3:54

Makassar City Travel Guide (Tourism)




Tanjung Bira, South Sulawesi, Indonesia



Selayar Sulawesi and Bira underwater diving

  • Masyarakat harus bisa menjaga kebersihan daerahnya dengan tidak mengotori obek-objek wisata dengan sampah-sampah, buatlah daerah wisata menadi bersih sehingga para wisatawan merasa nyaman ada disana.
  • Perlu adanya sebuah duta atau publik figur yang bisa mempromosikan Sulawesi Selatan sebagai tujuan wisata kepada masyarakat Indonesia dan juga luar negeri.
  • Peranan media lokal (Televisi, Radio, Media Cetak) untuk mempromosikan kuliner, maupun tempat-tempat wisata kepada masyarakat umum. Media lokal harus bisa mendokumentasikan tempat-tempat wisata maupun kuliner yang baik dan juga tidak terlalu mahal, tujuannya adalah agar oarang -orang tertarik untuk berkunjung ke Sulawesi Selatan


Pemerintah sulawesi selatan juga telah menggalakan aksi VISIT SOUTH SULAWESI 2012 yang bertujuan agar para wisatawan dapat berkunjung ke daerah sulawesi selatan




Nah mungkin itulah saran dan juga pandangan dari saya, semoga para masyarakat dan pemerintah setempat dapat berpartisipasi dalam perkembangan wisata didaerah sulawesi selatan. Jika daerah wisata mereka terkenal tentunya akan merasa bangga, kepada masyarakat marilah untuk mencoba bersikap baik serta ramah terhadap para wisatawan yang berkunjung ke sulawesi selatan

Saya juga memperuntukan blog ini khusus bagi masyarakat sulawesi selatan agar wisata mereka lebih dikenal dan juga akan mensejahterakan para masyarakat yanga ada di daerah sulawesi selatan nantinya. Blog ini masih dalam tahap pembuatan.

Dalam semua sektor pembangunan, partisipasi masyarakat sangatlah diperlukan karena masyarakat selain berfungsi sebagai objek pembangunan juga merupakan objek pembangunan itu sendiri, sehingga tidak heran bila ada istilah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.


Doakan saya menang yaaaa..., sebagian uangnya akan saya gunakan untuk menyelesaikan blog ini agar para wisatawan lokal dan mancanegara tertarik untuk berkunjung dan berwisata ke Sulawesi Selatan  dan berdampak positif bagi mata pencarian masyarakat  sulawesi selatan jangan lupa juga untuk para remaja atau berbagai komunitas di daerah sulawesi selatan untuk mendokumentasikan pariwisata yang ada sebaik mungkin dan menyebarkannya di media internet, percayalah di zaman seperti saat ini internet adalah media yang tepat untuk mempromosikan wisata kalian ke seluruh dunia :)

Go Sulawesi Selatan kalian pasti Bisa !!














images & photos by:
http://lameindp.deviantart.com/
http://thoya09876.deviantart.com/
http://littleofjane.deviantart.com/
http://momoclax.deviantart.com/
stepsapostlepaul.com
http://myholidaydestination.blogspot.com
http://ntguide.info/

http://lameindp.deviantart.com/ 
beingindonesian.com
http://priyantohendrik.deviantart.com/

video by;
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=i5-hBg5zJ8g
http://www.youtube.com/watch?v=N3m-XKrEj4k&feature=player_embedded
http://www.youtube.com/watch?v=5HZCQxE-jt8&feature=player_embedded











 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys