Saturday, April 7, 2012

Wisata Sejarah Menjangkau114 Sekolah di Makassar

Makassar (ANTARA News) - Wisata sejarah yang diprakarsai Pemerintah Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan dengan pihak swasta telah menjangkau 114 unit sekolah dasar dengan jumlah siswa sekitar 15 ribu orang.

"Kegiatan tur wisata sejarah ini bertujuan agar siswa lebih mengenal sejarah bangsa sekaligus untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air," kata koordinator kegiatan wisata sejarah Syamsuri di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, kegiatan ini sudah berlangsung sejak April - Desember 2011 yang melibatkan mitra Pemkot Makassar yakni media lokal dan salah satu operator telepon seluler yang beroperasi di Makassar.

Sedang objek wisata sejarah tersebut, lanjut dia, tiga lokasi yaitu Museum Kota, Benteng Rotterdam dan Makam Raja-Raja Tallo.

"Dalam sepekan dilakukan tiga kali tur, yang masing-masing tur melibatkan lebih dari 100 orang siswa SD dari satu sekolah," katanya.

Hal itu dibenarkan salah seorang guru pendamping SD Negeri Tamalanrea I, Makassar Hasniati.

Menurut dia, kegiatan tersebut memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman, sekaligus menjadikan kegiatan itu sebagai "refreshing" bagi siswa.

"Kegiatan di luar sekolah melalui wisata sejarah itu, memberikan nilai tambah bagi siswa, karena bisa lebih mengenal dekat peninggalan bersejarah di kota ini," katanya.

Hal itu dibenarkan salah seorang siswa SD Negeri Tamalanrea I, Makassar Muh Yusuf.

Dia mengatakan, selama ini belum pernah mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Makassar, karena orang tuanya tidak memiliki dana yang cukup untuk membawanya berwisata.

"Kami empat bersaudara, sementara bapak yang kerja sebagai buruh bangunan hanya bisa memberikan uang belanja sama mama," katanya. (T.S036/M027)


source: antara

Potensi Objek Wisata Sulawesi Selatan

Profil Takalar
Ditinjau dari sudut geografis letak Kabupaten Takalar sangat strategis karena hanya sekitar 40 km dari kota Makassar (ibukota Propinsi Sulawesi Selatan) dan berada pada posisi tiga dimensi yaitu Pegunungan dan Bukit, Daratan Rendah, serta Hamparan Laut, dengan demikian, kabupaten Takalar merupakan daerah yang memiliki beragam potensi wisata yaitu wisata alam/pegunungan, wisata pesisir/bahari, wisata budaya dan sejarah, serta agrowisata.

Luas wilayah kabupaten Takalar 566, 51 km2 dengan jumlah penduduk 232.396 jiwa, yang tersebar pada 7 Kecamatan dan 73 Desa dan Kelurahan. Struktur masyarakat yang tegolong seragam, termasuk agama, adat istiadat serta budaya masyarakat. Hal ini tergambar pada berbagai kegiatan ritual keagamaan maupun budaya.

Kondisi alam (pegunungan, pesisir, dan pertanian) ragam budaya, ritual keagamaan dan sejarah menyebabkan Takalar refresentatif sebagai daerah tujuan wisata (DTW) di Sulawesi Selatan - Indonesia.
1. Objek Wisata Perburuan Rusa
Kegiatan perburuan rusa merupakan kegiatan langka di sulawesi selatan. Sejak dulu kegiatan berburu rusa di desa Barugaya dan Ko'mara sudah sering dilakukan oleh para Bangsawan (Karaeng) pada hutan yang luasnya sekitar 2.000 Hektar. Setiap melakukan perburuan rusa, para Karaeng berkumpul di Baruga (Rumah Panggung) dan mempersiapkan perlengkapan berburu seperti pasukan berkuda, kentongan, dll.

Dengan melihat kondisi alam yang masih alami seperti pegunungan, danau, dan hutan, maka selain berburu rusa para pengunjung dalat menikmati pemandangan alam, melakukan kegiatan memancing, memanjat tebing, dan berbagai kegiatan lainnya.
2. Objek Wisata Sejarah Lapris (Ranggong Daeng Romo)
Pada tanggal 17 juli 1946 Ranggong Daeng Romo diangkat sebagai Pucuk Pimpinan Laskar Pemberontak Rakyat Sulawesi (lapris) yang beranggotakan 19 organisasi kelaskaran diseluruh Sulawesi Selatan dan Tenggara. Dalam kedudukannya sebagai Panglima Lapris di desa Bulukunyi yang sekarang dijadikan sebagai Monumen Lapris.
Monumen Lapris yang dibangun di sebuah bukit didesa Bulukunyi sangat cocok dikunjungi oleh peneliti sejarah perjuangan bangsa dan para wisatawan karena pesona alam disekitar lokasi mendatangkan kesejukan tersendiri bagi pengunjung. Disamping itu, sekitar lokasi terdapat mata air yang dijadikan sebagai tempat permandian yang dikenal permandian alam saluka.

3. Objek Wisata Topejawa
Panjang Garis Pantai di Kabupaten Takalar sekitar 74 Km. Dari panjang garis pantai tersebut, terdapat 3 (tiga) Obyek wisata Pesisir dikabupaten Takalar (Pantai Topejawa, Pantai Galumbaya dan Pantai Ujungkassi) Permandian Alam Topejawa yang panjangnya sekitar 800 meter banyak dikunjungi karena suasana berenang di laut yang menyenangkan, selain itu panorama alamnya yang memukau.
Selain pemanfaatan sarana wisata pada lokasi permandian alam seperti balai-balai, baruga (rumah panggung), pelelangan ikan sertai berbagai fasilitas  lainnya. Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas pantai seperti berenang, berjemur, olahraga pantai, membakar ikan segar, berlayar dengan perahu tradisional (balolang), dan aktivitas pantai lainnya.

4. Objek Wisata Pulau Sanrobengi
Sanrobengi adalah pulau kecil yang memiliki potensi sebagai pusat kunjungan karena selain berpasi putih juga dapat dilakukan kegiatan-kegiatan laut seperti berenang, menyelam, berjemur, memancing, membakar ikan segar, dan berbagai kegiatan laut lainnya.
Selain kegiatan laut, pulau Sanrobengi ditunjang oleh sarana pendukung TPI Di Desa Boddia, dan dermaga lainnya.
5. Objek Wisata Terumbu Karang Pulau Tanakeke
Kepulauan Tanakeke terdiri atas Pulau Tanakeke, Bauluang, Satanga, dan Dayang-dayangan menyimpan perpaduan objek wisata alam yaitu agrowisata, berburu/atraksi menangkap ikan, pantai dan penyelam.
Pulau-pulau tersebut menyimpan keanekaragaman hayati yang unik, yaitu ikan Baronang, Biawasa, Kepiting Dato, dengan ukuran cangkangnya mencapai 25 cm, hutan bakau, padang lamun yang tumbuh di pasir putih, cocok untuk permandian alam jemur di pasir putih sambil menikmati hidangan khas bakar ikan laut, dan terumbu karangnya yang asri, cocok untuk penyelam.

6. Objek Wisata Benteng Sanrobone
Pembuatan tembok dan dinding benteng Sanrobone dilakukan oleh Dampang Panca Belong (Raja I Kerajaan Sanrobone) atas perintah Raja Gowa dan dikerjakan oleh rakyat secara gotong royong sekitar abad XVI. Benteng Sanrobone terbuat dari batu bata dan terbentuk perahu dengan panjang sekitar 3,7 km.
Benteng tersebut mempunyai 7 pintu benteng yaitu 4 pintu besar searah dengan mata angin dan 3 pintu kecil. Beberapa bukit sejarah diantaranya, Meriam dengan berat sekitar 150 kg, keris pusaka, dan makam Raja Sanrobone (kabbanga) Benteng ini menarik dikunjungi karena bernilai sejarah masa lalu mengenai keberadaan dan perjuangan Kerajaan Sanrobone di Sulawesi Selatan.

7. Objek Wisata Budaya Aru & Tari
Aru adalah pengakuan kesetiaan hamba kepada rajanya yang dikreasikan dalam bentuk budaya Angngaru. Tari adalah bentuk kegembiraan yang sering dipertontongkan dalam bentuk acara seremonial. Beberapa bentuk tarian tersebut sebagai berikut :
- Tari Padduppa adalah tari pemujaan kepada leluhur.
- Tari bunga Maulena Cikowang adalah tari yang menggambarkan proses
  Maudu Lompoa (Maulid Nabi Besar Muhammad SAW) di Desa Cikoang.
- Tari Paddekko adalah tari kegembiraan atas keberhasilan panen yang
   melimpah.
- Tari Pakurru Sumanga' adalah tari penjemputan tamu agung.
- Tari Pakarena adalah tari yang menceritakan mahluk-mahluk di kayangan dan
  di bumi tidak akan bertemu lagi sehingga manusia di kayangan mengajarkan
  cara bersahabat, menjaga anak dan sebagainya.
8. Objek Wisata Budaya Maudu Lompoa
Maudu Lompoa adalah peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, dan merupakan objek wisata ritual yang memadukan antara kegiatan keagamaan dan pertunjukkan budaya. Peristiwa ini digelar setiap tahun di desa Cikoang yang dimulai dari proses 10 Sapar sampai pelaksanaannya 12 Rabiul Awal setiap tahunnya.
Hal yang menarik dari Maudu Lompoa adalah munculnya suatu kekuatan yang terorganisir dari kaum Sayyid Jalaluddin yang diapresiasikan  lewat kreasi bakul maudu' rate' dan barasanji, karnaval perahu dan telur hias, pencat silata, lomba dayung, dan lomba menangkap itik di sungai.
9. Objek Wisata Bendungan Pammukulu & Bissua
Bendungan Pammukulu dan Bissua merupakan pembendungan sungai Pammukulu dan sungai Jeneberang untuk irigasi teknis pertanian.
Bendungan tersebut mampu mengairi sawah seluas 12.016,5 ha dari 16.436,22 ha luas persawahan. Panjang pengairan mencapai 101.715 km, yang terdiri atas 19.162 km saluran primer dan 82.553 km saluran sekunder.
10. Agro Wisata
Salah satu hasil pertanian yang menjadi andalan kabupaten Takalar adalah sayur mayur yang berpusat di desa Bontolebang Kecamatan Galesong Utara. Sayur yang dikembangkan adalah bayam, sawi, kangkung, bawang, kacang panjang, tomat, cabe, dll. Tempat ini cocok untuk kunjungan riset dan kegiatan yang berorientasi agribisnis.
Buah khas kabupaten Takalar adalah jagung pulud, jagung ketan, semangka dan mangga yang dapat dinikmati masih dalam olahan alaminya di sentra-sentra komersialisasi buah tersebut. Aroma dan rasanya menggambarkan kesegaram buah asal Takalar yang khas.
11. Objek Wisata Industri 
Kabupaten Takalar memiliki industri strategis untuk pengembangan daerah dan penanaman investasi yang menjanjikan. Industri tersebut adalah pabrik gula Takalar, pabrik pengolahan rumput laut, shirimp hatchery and ikan bandeng.
Pabrik gula takalar merupakan industri hilir yang mengelola gula mulai dari bentuk mentah yaitu penanaman tebu hingga siap di komsumsi dalam bentuk gula. Gula tersebut dipasarkan hingga ke bagian timur Indonesia. Sedangkan pabrik pengolahan rumput laut memperoleh bahan baku antara lain dari kepulauan Tanakeke, untuk selanjutnya diolah dengan mencuci, memasak memotong, mengeringkan, dan menggiling, serta mengemasnya untuk ekspor. Industri tersebut menarik dikunjungi untuk pengetahuan, penelitian, atau studi perbandingan, baik oleh kalangan akademisi, instansi, ataupun umum.
12. Taman Wisata Kota Patung
Salah satu taman kota yang terletak di tengah kota Takalar adalah objek wisata taman kota patung Ranggong Daeng Romo, Beberapa sarana pendukung yang memiliki daya tarik untuk dikunjungi masyarakat, antara lain Show Room Home Industri, Warung PKK, dan tempat santai pada Taman Ranggong Daeng Romo.
Show Room Home industri menyajikan berbagai kerajinan tangan khas tradisional dan kedaerahan, seperti gerabah, tembikar, songkok guru, bosara, dan cinderamata lainnya. Tidak akan sempurna kunjungan anda ke Takalar, apabila tidak membawa ole-ole Takalar yang disajikan di show room home industri tersebut
13. Ole-Ole Takalar
Tidak akan sempurna kunjungan anda ke Kabupaten Takalar, apabila tidak membawa Ole-ole Takalar, baik untuk keluarga, teman, maupun untuk koleksi pribadi. Ole-ole Takalar terletak di Show Room Home Industri di tengah kota Takalar dengan produk khas tradisional dan kedaerahan yaitu gerabah, tembikar, songkok guru, bosara dan cinderamata lainnya.
14. Fasilitas & Pelayanan
Fasilitas dan pelayanan yang mendukung wisata di Takalar meliputi :
    a. Penginapan
        Tersedia pada setiap ibukota kecamatan dan sekitar objek wisata
    b. Rumah Makan
        Tersedia pada setiap ibukota kecamatan dan sekitar objek wisata.
    c. Warung khas Coto Makassar
    d. Transportasi
        - Angkutan darat (Mikrolet, Ojek, Motor Becak, Becak)  
        - Angkutan Laut (Kapal pipa piber, Jolloro, Balolang)
    e. Kerajinan Tangan
        - Gerabah
        - Songkok Guru
        - Tikar
        - Bosara
    f. Sarana Penunjang Lainnya
        - Telkom dan Wartel/Yantel
        - Bank Rakyat Indonesia
        - Bank Pembangunan Daerah
        - Bank BNI
        - BPR/BMT Koperasi
        - Pos dan Giro
        - Rumah Sakit, Puskesmas, Pustu


Sumber : Kantor Pariwisata Kabupaten Takalar

Daftar tempat wisata di Sulawesi selatan Part 1

Daftar tempat wisata di Sulawesi selatan Part 1



1.Tanjung Bira
Spoiler for Tanjung Bira:

Tanjung Bira terletak di daerah ujung paling selatan Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba. Tanjung Bira terletak sekitar 40 km dari Kota Bulu Kumba, atau 200 km dari Kota Makassar. Perjalanan dari Kota Makassar ke Kota Bulukumba dapat ditempuh dengan menggunakan angkutan umum berupa mobil Kijang, Panther atau Innova dengan tarif sebesar Rp. 35.000,-. Selanjutnya, dari Kota Bulukumba ke Tanjung Bira dapat ditempuh dengan menggunakan mobil pete-pete (mikrolet) dengan tarif berkisar antara Rp. 8.000,- sampai – Rp. 10.000,-. Total waktu perjalanan dari Kota Makassar ke Tanjung Bira sekitar 3 – 3,5 jam. Jika pengunjung berangkat dari Bandara Hasanuddin, langsung menuju ke terminal Malengkeri (Kota Makassar) dengan menggunakan taksi yang tarifnya sekitar Rp. 40.000,-. Di terminal ini kemudian naik bus tujuan Bulukumba atau yang langsung ke Tanjung Bira. Di kawasan wisata Tanjung Bira, angkutan umum beroperasi hanya sampai sore hari. Jika pengunjung harus kembali ke Kota Makassar pada sore itu juga, di sana tersedia mobil carteran (sewaan) dengan tarif Rp. 500.000,-. Biaya tiket masuk ke lokasi Pantai Tanjung Bira sebesar Rp. 5.000,-. Kawasan wisata Pantai Tanjung Bira dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti restoran, penginapan, villa, bungalow, dan hotel dengan tarif mulai dari Rp. 100.000,- hingga Rp. 600.000,- per hari. Di tempat ini juga terdapat persewaan perlengkapan diving dan snorkling dengan tarif Rp. 30.000,-. Bagi pengunjung yang selesai berenang di pantai, disediakan kamar mandi umum dan air tawar untuk membersihkan pasir dan air laut yang masih lengket di badan. Bagi pengunjung yang ingin berkeliling di sekitar pantai, tersedia persewaan motor dengan tarif Rp. 65.000,-. Di kawasan pantai juga terdapat pelabuhan kapal ferry yang siap mengantarkan pengunjung yang ingin berwisata selam ke Pulau Selayar.

2.Pantai Losari
Spoiler for Pantai Losari:

Pantai Losari adalah sebuah pantai yang terletak di sebelah barat kota Makassar. Pantai ini menjadi tempat bagi warga Makassar untuk menghabiskan waktu pada pagi, sore dan malam hari menikmati pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah.

Dahulu, pantai ini dikenal dengan pusat makanan laut dan ikan bakar di malam hari (karena para penjual dan pedagang hanya beroperasi pada malam hari), serta disebut-sebut sebagai warung terpanjang di dunia (karena warung-warung tenda berjejer di sepanjang pantai yang panjangnya kurang lebih satu kilometer).

Salah satu penganan khas Makassar yang dijajak di warung-warung tenda itu adalah pisang epe (pisang mentah yang dibakar, kemudian dibuat pipih, dan dicampur dengan air gula merah. Paling enak dimakan saat masih hangat).

Saat ini warung-warung tenda yang menjajakan makanan laut tersebut telah dipindahkan pada sebuah tempat di depan rumah jabatan Walikota Makassar yang juga masih berada di sekitar Pantai Losari.

Pada sore hari, semua orang bisa menikmati proses atau detik-detik tenggelamnya matahari sunset..

3.Pulau Kayangan
Spoiler for Pulau Kayangan:


Pulau Kayangan adalah sebuah pulau kecil berpasir putih seluas sekitar 1 ha dan secara administratif termasuk dalam wilayah Kelurahan Bulo Gading, Ujung Pandang, Makassar, Sulawesi Selatan. Lokasinya berjarak ± 0,8 km dari Kota Makassar, tidak jauh dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, atau dapat ditempuh 15 menit perjalanan dengan menumpang perahu boat 36 PK yang khusus disediakan bagi para pengunjung. Pulau ini dulunya bernama Marrouw atau Meraux.

Pulau Kayangan mempunyai beberapa fasilitas seperti tempat penginapan, resort/pondokan, panggung hiburan, restoran, gedung serba guna, tempat bermain bagi anak-anak, sarana olah raga, dan anjungan memancing. Di bagian lain terdapat sejumlah aquarium yang menampung beraneka ragam jenis ikan hias air laut. Daya tarik : Berenang, panorama matahari terbenam (sunset), olah raga air, musik & pertunjukan, permainan anak-anak, akuarium..

4.Pulau Samalona





5.Tana Toraja

Spoiler for Tana Toraja:

Tana Toraja merupakan salah satu daya tarik wisata Indonesia, dihuni oleh Suku Toraja yang mendiami daerah pegunungan dan mempertahankan gaya hidup yang khas dan masih menunjukkan gaya hidup Austronesia yang asli dan mirip dengan budaya Nias. Daerah ini merupakan salah satu obyek wisata di Sulawesi Selatan.

Buntu Kalando

Tongkonan/rumah tempat Puang Sangalla' (Raja Sangalla') berdiam. Sebagai tempat peristirahatan Puang Sangala' dan juga merupakan Istana tempat mengelola pemerintahan kerajaan Sangalla' pada waktu itu, Tongkonan Buntu Kalando bergelar "tando tananan langi' lantangna Kaero tongkonan layuk". saat ini Tongkonan Buntu Kalando dijadikan Museum Tempat meyimpan benda-benda prasejarah dan peninggalan kerajaan Sangalla'.

Pallawa

Tongkonan Pallawa adalah salah satu tongkonan atau rumah adat yang sangat menarik dan berada di antara pohon-pohon bambu di puncak bukit. Tongkonan tersebut didekorasi dengan sejumlah tanduk kerbau yang ditancapkan di bagian depan rumah adat. Terletak sekitar 12 km ke arah utara dari Rantepao.

Londa

Londa adalah bebatuan curam di sisi makam khas Tana Toraja. Salah satunya terletak di tempat yang tinggi dari bukit dengan gua yang dalam dimana peti-peti mayat diatur sesuai dengan garis keluarga, di satu sisi bukit lainya dibiarkan terbuka menghadap pemandangan hamparan hijau. Terletak sekitar 5 km ke arah selatan dari Rantepao.

Ke’te Kesu

Obyek yang mempesona di desa ini berupa Tongkonan, lumbung padi dan bangunan megalith di sekitarnya. Sekitar 100 meter di belakang perkampungan ini terdapat situs pekuburan tebing dengan kuburan bergantung dan tau-tau dalam bangunan batu yang diberi pagar. Tau-tau ini memperlihatkan penampilan pemiliknya sehari-hari. Perkampungan ini juga dikenal dengan keahlian seni ukir yang dimiliki oleh penduduknya dan sekaligus sebagai tempat yang bagus untuk berbelanja souvenir. Terletak sekitar 4 km dari tenggara Rantepao.

Batu Tumonga

Di kawasan ini anda dapat menemukan sekitar 56 batu menhir dalam satu lingkaran dengan 4 pohon di bagian tengah. Kebanyakan batu menhir memiliki ketinggian sekitar 2–3 meter. Dari tempat ini anda dapat melihat keindahan Rantepao dan lembah sekitarnya. Terletak di daerah Sesean dengan ketinggian 1300 meter dari permukaan laut.

Lemo

Tempat ini sering disebut sebagai rumah para arwah. Di pemakaman Lemo kita dapat melihat mayat yanng disimpan di udara terbuka, di tengah bebatuan yang curam. Kompleks pemakaman ini merupakan perpaduan antara kematian, seni dan ritual. Pada waktu-waktu tertentu pakaian dari mayat-mayat akan diganti dengan melalui upacara Ma' Nene...



source: kaskus

Daftar Hotel Di Sulawesi Selatan

Hotel Sulawesi Selatan Populer:

  • Golden Hotel Makassar
  • Imperial Aryaduta Hotel Makassar
  • Pantai Gapura Hotel Makassar
  • Quality Hotel Makassar
  • Santika Hotel Makassar
  • Singgasana Hotel Makassar
  • Aston Hotel Makassar
  • Clarion Hotel Makassar
  • Hotel Bumi Asih Makassar
  • Hotel Citra Wisata
  • Hotel Delia Orchid Park
  • Hotel Delta
  • Hotel Denpasar

  • Clarion Hotel ( Bintang 5 ) – Jl. A.P. Pettarani No. 3, Telp 833 888
  • Imperial Aryaduta Hotel ( Bintang 5 ) – Jl. Somba Opu No. 297, Telp 870 555
  • Sahid Jaya Hotel Makassar ( Bintang 5 ) – Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 33, Telp 875 757
  • Makasar Golden Hotel ( Bintang 4 ) – Jl. Pasar Ikan No. 52, Telp 333 000
  • Singgasana Hotel ( Bintang 4) – Jl. Kajaolalido No. 16, Telp 315 087
  • Aston Hotel ( Bintang 3 ) – Jl. Haji Bau No. 7, Telp 8555 555
  • Comfort Royal Makassar Hotel ( Bintang 3) – Jl. Daeng Tompo No. 8, Telp 365 0099
  • Losari Beach Hotel ( Bintang 3 ) – Jl. Penghibur No. 10, Telp 326 062
  • Pantai Gapura Hotel ( Bintang 3 ) – Jl. Pasar Ikan No. 10, Telp 325 791
  • Quality Hotel ( Bintang 3 ) – Jl. Somba Opu No. 235, Telp 333 111
  • Santika Hotel ( Bintang 3 ) – Jl. Sultan Hasanuddin
  • Yasmin Hotel ( Bintang 3 ) – Jl. Jampea No. 5, Telp 320 424
  • Celebes Hotel ( Bintang 2) – Jl. Sultan Hasanuddin No. 2, Telp 320 770
  • Kenari Hotel ( Bintang 2 ) – Jl. Yosef latumahina No. 3, Telp 874 250
  • Kenari Pantai Hotel ( Bintang 2) – Jl. Somba Opu No.283, Telp 852 352
  • Losari Guest House ( Bintang 2 ) – Jl.Penghibur No. 3, Telp 322 155
  • Losari Metro Hotel ( Bintang 2 ) – Jl. Chairil Anwar No. 19, Telp 331 133
  • Makassar Palace Hotel ( Bintang 2 ) – Jl. Tentara Pelajar No. 50, Telp 332 436
  • Marannu Garden Hotel ( Bintang 2 ) – Jl. Baji Gau No. 52, Telp 852 245
  • Surya Indonesia Hotel ( Bintang 2 ) – Jl. Daeng Tompo No. 3, Telp 327 568
  • Angin Mammiri Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Somba Opu No. 245, Telp 333 862
  • Bumi Asih Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Dr Sam Ratulangi No. 17, Telp 875 555
  • Celebes Indah Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Gn. Latimojong No. 142B. Telp 330 950
  • Citra Wisata Hotel ( Bintang 1) – Jl. Botolempangan No. 28
  • Delta Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Sultan Hasanuddin No. 43, Telp 312 711
  • Makassar Cottage ( Binttang 1) – Jl. Letjen Mappaodang No. 80
  • Panakkukang Mas Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Panakkukang Mas
  • Pinang Mas Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. S. Saddang Baru No. 16, Telp 445 339
  • Ramayana Satria Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Gn. Bawakareang No. 121, Telp 442 479
  • Toraja Misiliana Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Boulevard Ruko emerald No. 7, Telp 452 331
  • Widhana Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Botolempangan No. 93, Telp 320 983
  • Wisata Inn Hotel ( Bintang 1 ) – Jl. Sultan Hasanuddin No, 36, Telp 324 444
  • Hotel Dinasti
  • Hotel Grand Palace
  • Hotel Horison Makassar
  • Hotel Imperial Aryaduta
  • Hotel Kenari
  • Hotel Makassar Gate Beach
  • Hotel Makassar Golden
  • Hotel Marannu
  • Hotel Pantai Gapura
  • Hotel Pantai Losari
  • Hotel Phinisi Sea Side
  • Hotel Pinang Mas
  • Hotel Quality
  • Hotel Ramayana Satria
  • Hotel Santika Makassar
  • Hotel Widhana
  • Hotel Yasmin
  • Losari Beach Hotel
  • Losari Beach Inn
  • Losari Metro Hotel
  • Makassar Cottage
  • Makassar Cottage
  • Royal Regency Hotel
  • Sahid Jaya Hotel Makassar
  • Sahid Makassar
  • Santika Hotel Makassar

Daftar Pelabuhan dan Kota Tujuan Kapal Pelni

Daftar Kapal Pelni


Nama Kapal : KFC JET LINER KM.A W U KM.AGOA MAS KM.BINAIYA KM.BUKIT RAYA KM.BUKIT SIGUNTANG KM.CIREMAI KM.DOBONSOLO KM.DORO LONDA KM.EGON/RO-RO KM.FUDI / RORO KM.GANDA DEWATA/RORO KM.GUNUNG DEMPO KM.K E L U D KM.KAMBUNA KM.KELIMUTU KM.KERINCI KM.L A W I T KM.LABOBAR KM.LAMBELU KM.LEUSER KM.NGGAPULU KM.PANGRANGO KM.RINJANI KM.SANGIANG KM.SINABUNG KM.SIRIMAU KM.T I D A R KM.TATAMAILAU KM.TILONGKABILA KM.UMSINI KM.WILIS




Pelayaran Kapal Pelni melalui Pelabuhan Soekarno Hatta – Makassar – Sulawesi Selatan  
Pelayaran Kapal PELNI yang melintasi pelabuahan di kawasan Indonesia Timur khusunya Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar
KM Awu
(Route: Denpasar – Ende – Kalabahi – Kupang – Larantuka – Lembar – Lewoleba – Makassar – Maumere – Nunukan – Pare-Pare – Tarakan – Waingapu)
KM Binaiya
(Route: Batulicin – Kumai – Pare-Pare – Samarinda – Sampit – Semarang – Surabaya)
KM Bukit Raya
(Route: Blinyu – Kijang – Letung – Midai – Natuna – Pontianak – Sampit – Serasan – Surabaya – Tarempa – Tg Priok)
KM Bukit Siguntang
(Route: Ambon – Banda – Bau-Bau – Fak-Fak – Kupang – Makassar – Sorong – Surabaya – Tg Priok – Tual)
KM Ciremai
(Route: Ambon – Banda – Bau-Bau – Fak-Fak – Kaimana – Kijang – Makassar – Surabaya – Tg Priok – Tual)
KM Dobonsolo
(Route: Balikpapan – Kijang – Makassar – Nunukan – Pantoloan – Pare-Pare – Surabaya – Tarakan – Tg Priok – Toli-Toli)
KM Dorolonda
(Route: Ambon – Bau-Bau – Fak-Fak – Jayapura – Makassar – Manokwari – Nabire – Serui – Sorong – Surabaya)
KM Egon
(Route: MV Egon routes – Banjarmasin – Kumai – Semarang – Tg Priok)
KM Fudi
(Route: MV Fudi routes – Balikpapan – Makassar – Tg Priok)
KM Ganda Dewata
(Route: MV Ganda Dewata routes – Makassar – Tg Priok)
KM Kelimutu
(Route: Ambon – Babang – Balikpapan – Bau-Bau – Bitung – Dobo – Fak-Fak – Kaimana – Makassar – Merauke – Saumlaki – Sorong – Timika – Tual – Wanci)
KM Kelud
(Route: Batam – Belawan – Tg Balai – Tg Priok)
KM Laborar
(Route: Batam – Jayapura – Makassar – Manokwari – Nabire – Sorong – Surabaya – Tg Priok)
KM Lambelu
(Route: Ambon – Bau-Bau – Bitung – Kijang – Makasar – Namlea – Surabaya – Ternate – Tg Priok)
KM Lawit
(Route: MV Lawit routes – Nias – Padang – Pontianak – Semarang – Sibolga – TG. Pandan – TG. Priok)
KM Leuser
(Route: Kumai – Pontianak – Sampit – Semarang – Surabaya – Tg Pandan – Tg Priok)
KM Nggapulu
(Route: Balikpapan – Biak – Bitung – Jayapura – Manokwari – Nabire – Pantoloan – Serui – Sorong – Surabaya – Ternate – Tg Priok)
KM Pangrango
(Route: Bima – Ende – Ketapang – Kupang – Sabu – Sampit – Semarang – Surabaya – Waingapu)
KM Sangiang
(Route: Ambon – Babang – Bitung – Buli – Gebe – Karatung – Lirung – Maingas – Namlea – Sanana – Tahuna – Ternate – Tobelo – Ulusiau)
KM Sinabung
(Route: Banggai – Bau-Bau – Biak – Bitung – Jayapura – Makassar – Manokwari – Semarang – Serui – Sorong – Ternate – TG Priok)
KM Sirimau
(Route: Batulicin – Blinyu – Kalabahi – Kijang – Kupang – Larantuka – Makassar – Semarang -TG Priok)
KM Tatamailau
(Route: Bima – Denpasar – Dobo – Fak-Fak – Kaimana – Kalabahi – Kupang – Maumere – Merauke – Saumlaki – Sorong – Surabaya – Timika – Tual)
KM Tidar
(Route: Balikpapan – Makassar – Nunukan – Pantoloan – Pare-Pare – Surabaya – Tarakan)
KM TilongKabila
(Route: Bau-Bau – Bima – Bitung – Denpasar – Gorontalo – Kendari – Kolonedale – Labuanbajo – Lembar – Luwuk – Makassar -Raha)
KM Umsini
(Route: Balikpapan – Bau-Bau – Makassar – Nunukan – Pantoloan – Pare-Pare – Tarakan – Toli-Toli)


Sumber: pelni.co.id

Friday, April 6, 2012

Wisata Gugusan Hutan Batu di Sulawesi Indonesia, Terbaik No 3 Dunia

Gugusan Hutan Batu di Indonesia, No 3 Dunia

Karst Maros-Pangkep di Sulawesi Selatan merupakan salah satu kawasan karst yang mempunyai bentang alam yang unik dan khas yang biasa disebut tower karst.

Sulawesi Selatan punya karst (perbukitan cadas) yang sangat luas, yaitu Karst Maros-Pangkep. Membentang seluas 4.500 hektare, terluas ketiga di dunia. Susuri karst ini dan saksikan kekayaan di dalamnya.

Kawasan ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Maros dan Pangkep. Tepatnya di sebelah utara Kota Makassar, antara 50 hingga 100 kilometer dari Kota Makassar. Jajaran karst ini dapat terlihat jelas dari jalan trans-Sulawesi yang menghubungkan Makassar-Parepare.

Gua yang terbentuk sebagai hasil pencucian batuan karbonat itu tidak hanya menghasilkan ornamen gua yang sangat cantik. Tetapi juga menjadi tempat spesies manusia berlindung di masa lampau. Gua-gua yang dihuni oleh manusia dan kebudayaannya di masa lampau. Inilah yang disebut sebagai gua prasejarah.


Potensi speleologi
Gua-gua yang berkembang membentuk lorong dan sungai bawah tanah di karst Maros-Pangkep menjadi salah satu potensi tersendiri. Gua dengan sungai bawah tanah itu telah mengalami perkembangan pembentukan gua yang menakjubkan.

Gua terpanjang dan terdalam di Indonesia
Hingga kini, gua aneh terpanjang dan terdalam di Indonesia pun ditemukan di karst Maros. Gua terdalam berbentuk sumur tunggal dengan kedalaman 260 meter ditemukan di Leang Leaputte. Adapun gua terpanjang diperkirakan ditemukan di sistem gua Salukkan Kallang, yang panjangnya mencapai 2.700 meter.

Sistem gua ini merupakan sekumpulan sistem perguaan yang sambung-menyambung dan mempunyai beberapa mulut gua. Salah satu mulut gua itu adalah gua vertikal yang terdapat di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, di daerah Karaenta. Pada 2001, kembali ditemukan gua terpanjang kedua di Maros, dengan panjang 12 kilometer di daerah Balocci, Pangkep. Temuan ekspedisi tim Prancis ini semakin menambah daftar panjang kekayaan gua di Maros.


Hutan Karst di China



Read more: http://lintasin.blogspot.com/2011/09/gugusan-hutan-batu-di-indonesia-no-3.html#ixzz1rJGsJzJW

Lokasi Wisata Kota Bau-Bau

Lokasi Wisata Kota Bau-Bau

A.. Wisata Atraksi
Perahu Naga
perahu_naga_120Atraksi Perahu Naga merupaka wujud kebersamaan masyarakat Kota Baubau yang mencerminkan jati diri sebagai pelaut sejati. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan pada acara-acara tertentu seperti HUT RI, HUT Kota Baubau serta kegiatan olahraga lainnya.
Dragon Boat
Attractions Dragon Boat Society is a form of togetherness Baubau reflecting identity as a true sailor. These activities are usually carried out on special occasions such as birthdays RI, birthdays Baubau and other sports activities.

Tari Galangi
tari_galangi_120Tarian ini dahulu dimainkan untuk mengiringi Sultan pada saat keluar istana dalam suatu tugas atau menyambut dan mengantar tamu agung. Dengan kostumnya yang unik, dahulu bertugas mempertahankan kerajaan/Kesultanan dari serangan musuh. Gerakannya pertama kali dipekernalkan oleh Yarona Lambelu Jenggo.
Dance Galangi
This dance is played to accompany the former Sultan's palace at the time out of a job or to welcome and take great guest. With a unique costume, first served to maintain the Kingdom / Sultanate of enemy attack. His movement was first introduced by Lambelu Jenggo Yarona.

Tari Mangaru
Tarian ini menggambarkan kobaran semangat ksatria yang lincah dan gesitnya menggunakan parang, keris, tombak dan senjata lainnya di medan perang. Dengan Konsentrasi yang penuh serta ketajaman hati dan pikiran akan mampu mematahkan keampuhan senjata lawan. Tarian ini apabila ditampilkan selalu diawali dengan WORE sebagai pembakar semangat akan kecintaan dan kesetiaan terhadap tanah leluhur.
Dance Mangaru
This dance describes inflammatory lively spirit of chivalry and gesitnya using machetes, kris, spears and other weapons on the battlefield. With full concentration and sharpness of mind and heart will be able to break the opponents weapon efficacy. This dance is displayed when WORE always begins with a burning passion to love and loyalty to the homeland.



B. Wisata Budaya
Wisata Budaya
Gambus & Dole-Dole
gambus__dole-dole_400
Gambus merupakan lantunan pantun yang dimainkan oleh seseorang atau lebih yang berisikan ajakan, kritikan atau hal-hal yang sedang terjadi saat ini. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan pada acara-acara hiburan dan kegiatan lomba kesenian. Dengan hadirnya atraksi ini, kecintaan terhadap budaya leluhur akan tetap terjaga dan lestari seiring perkembangan zaman yang semakin modern.
Dole-Dole merupakan salah satu bentuk tradisi budaya yang dilaksanakan atas lahirnya seorang anak. Selain itu juga sebagai bentuk pengobatan tradisional. Menurut kepercayaan, anak yang telah di Dole-Dole akan terhindar dari berbagai macam penyakit. Prosesinya sang anak diletakan diatas nyiru yang dialas dengan daun pisang yang diberi minyak kelapa. Selanjutnya anak tersebut digulingkan diatasnya sehingga seluruh badan anak tersebut berminyak. Acara ini biasanya dilaksanakan pada bulan Rajab, Sya'ban dan setelah lebaran sebagai waktu yang dianggap baik.

Goraana Oputa
goraana_oputa_400Merupakan salah satu ritual masyarakat Buton dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tanggal 12 Rabiul Awal yang dimulai jam 00.00 tengah malam di kediaman Sultan Buton yang selanjutnya diikuti oleh seluruh masyarakat dan sebagai penutup dilaksanakan oleh seluruh perangkat masjid di kediaman Lakina Agama dengan menyanyikan riwayat puji-pujian Nabi Muhammad SAW.




Ma'Taa
mataa_400Masyarakat Laporo setiap tahunnya selalu mengadakan acara Ma'Taa atau pesta yang merupakan salah satu acara adat yang dikemas dalam bentuk beragam sajian makanan yang diletakan didalam talam tertutup. Acara ini dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Sang Pencipta atas hasil panen yang mereka terima.
Dilaksanakan di Galampa yang dipimpin langsung oleh seorang Parabela (Ketua Adat).



Posuo
posuo_400_01Posuo (pingitan) merupakan prosesi adat bagi gadis remaja yang telah aqil balik dalam memasuki masa dewasa sekaligus mempersiapkan diri untuk berumah tangga. Kegiatan ini dilakukan selama 8 hari 8 malam atau dapat pula dilaksanakan selama 4 hari 4 malam s/d 7 hari 8 malam yang di pandu oleh seorang Bhisa.
Tujuan dilaksanakannya prosesi ini adalah untuk mengajarkan kepribadian, etika, akhlak serta hal-hal yang berhubungan dengan keagamaan. Bagi gadis remaja yang telah dipingit dan keluar ruangan, maka resmilah disebut Kalambe atau wanita yang telah dewasa.

Qunua
qunua_400Merupakan ritual keagamaan yang dilaksanakan oleh masyarakat buton pada 16 malam Bulan Ramadhan (15 hari puasa). Prosesinya dimulai dengan pelaksanaan Shalat Tarwih bersama di Masjid Agung Keraton sebanyak 27 rakaat yang dimulai pada jam 00.00 tengah malam. Setelah selesai shalat lalu dengan duduk berhadap-hadapan antara Pemerintah, syarana hukumu dan masyarakat yang dilanjutkan sahur bersama dengan berbagai menu makanan tradisional khas Buton.


Pekakande-Kandea
pekakande_kandea_400Setiap tahunnya masyarakat Kota Baubau menyelenggarakan syukuran atas anugrah dari yang Maha Kuasa yang dituangkan dalam bentuk Acara Adat Pekakande-Kandea. Dalam Pelaksanaannya, masyarakat menyiapkan talam yang berisi makanan tradisional.
Disinilah gadis remaja dengan menggunakan busana tradisional duduk menghadap talam masing-masing dan selanjutnya menunggu dua orang pelaksana mengucapkan WORE sebagai tanda acara telah dimulai.


Malige
malige_400Terletak 500 m dari Pusat Kota Baubau


C. Wisata Alam
Wisata Alam

Batu Poaro
batu_poaro_400_01Merupakan batu yang menjadi pertanda hilangnya penyiar agama islam di Buton yang bernama Syech Abdul Wahid di pesisir pantai Buton. Disebut Batu Poaro karena oleh masyarakat Buton menyebutkan bahwa Syech Abdul Wahid "Apoaromo te Opuna" yang artinya ia telah berhadapan dengan tuhannya dan batu ini dianggap sebagai makam beliau. Obyek Wisata ini terletak di Kelurahan Wameo Kecamatan Murhum 2 Km dari Pusat Kota Baubau.





Gua Kaisabu
gua_kaisabu_400Gua ini merupakan gua karts yang terlihat pada dinding-dindingnya. Untuk mencapai mulut gua harus memanjat dinding tebing yang cukup terjal dan hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi pecinta olahraga panjat tebing. Kelelahan akan segera terobati apabila sudah melihat pahatan dan ornamen cantik buatan alam didalam gua.
Akses menuju kawasan ini dapat ditempuh menggunakan transportasi darat yang dilanjutkan berjalan kaki sejauh 1 Km.
Terletak dikelurahan Kaisabu Kecamatan Sorawolio 10 Km dari Pusat Kota Baubau.

Gua Lakasa
gua_lakasa_400
Obyek Wisata ini terletak + 9 Km sebelah barat Kota Baubau. Gua ini merupakan wisata minat khusus, kondisinya sangat terjang dan penuh tantangan, mempunyai kedalaman 120 m, mempunyai keindahan panorama yang cukup menarik dan memikat. Pada kedalaman 120 m, terdapat mata air yang mengkristal dan banyak ornament didalam diantaranya terdapat stalaktik dan stalaknik yang begitu indah keberadaanya mendapai ratusan tahun sehingga memberikan nuansa yang indah.





Lagawuna
lagawuna_400Terletak diKelurahan Karya Baru Kecamatan Sorawolio berjarak 24 Km dari Pusat Kota Baubau yang dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan darat dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 4 Km. Air terjun, keindahan alam serta kicauan berbagai jenis burung membuat suasana nyaman untuk berakhir pekan bersama keluarga.




Air Terjun Samparona
air_terjun_samparona_400Merupakan obyek wisata minat khusus dengan suasana hutan yang masih terjaga yang terletak di Kecamatan Sorawolio 13 Km arah timur Kota Baubau. Dengan menggunakan transportasi darat dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 5 km disepanjang perjalanan akan dijumpai kawasan hutan pinus serta kicauan suara burung yang akan memberikan kepuasan tersendiri bagi perjalanan wisata anda.





Tirta Rimba
tirta_rimba_400Terletak di Kelurahan Waruruma Kecamatan Kokalukuna 8 km sebelah timur Kota Baubau. Dapat ditempuh dengan menggunakan transportasi darat dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 2 km. Merupakan kawasan hutan lindung dengan keanekaragaman flora dan fauna. Aliran air Permandian ini bermuara di Pantai Kokalukuna.




Cagar ALam Wakonti
cagar_alam_wakonti_400Obyek hutan lindung yang terletak di kawasan Wakonti yang berjarak 6 Km dari Pusat Kota Baubau. selain sebagai obyek wisata, kawasan ini juga dapat dijadikan sebagai tempat pnelitian karena di dalamnya terdapat berbagai pohon serta anggrek liar. Juga hewan seperti kus-kus, kera, berbagai jenis burung, kakak tua dan kupu-kupu. terdapat pula pohon loreng yang merupakan jenis pohon langka karena warna pohonnya seperti pakaian tentara.







Permandian Bungi
permandian_bungi_400Terletak di Kecamatan Bungi yang berjarak 10 Km dari Pusat Kota Baubau yang dapat ditempuh menggunakan kendaraan darat. dengan suguhan permandian yang bertingkat-tingkat serta debit air yang cukup, memudahkan para pengunjung untuk memilih lokasi yang tepat permandian ini begitu alami dan dibeberapa tempat cukup luas untuk berenang dikedalaman 1-4 m.



Kali Baubau
kali_bau-bau_400Dengan pesona alamnya yang masih alami serta debit air yang cukup tiap tahunnya menjadikan Kali Baubau merupakan salah satu alternatif yang cocok untuk rekreasi dan berakhir pekan bersama keluarga. Kali ini membelah Kota Baubau yang mengalir dari selatan ke utara dan bermuara dilaut.




Pantai Nirwana                                                             
Dengan airnya tiga warna serta kondisi ombak yang tenang, Pantai ini dilengkapi dengan gazebo serta pantai_nirwana_120kedai makanan dan minuman yang memberikan kepuasan tersendiri untuk berwisata bersama keluarga dan rekan anda. Selain memancing anda dapat pula menikmati olahraga menyelam, berenang, volly pantai serta olahraga lainnya sambil menikmati deburan ombak dan hamparan pasir putih. Pantai ini terletak di Kelurahan Sulaa Kecamatan Betoambari 10 Km dari Pusat Kota Baubau dan untuk mencapai lokasi ini sangatlah mudah sekitar 10-15 menit dengan kendaraan darat.





Pantai Lakeba
pantai_lakeba_400
Hamparan Pasir Putih serta deburan ombak nan eksotik terhampar manis dibibir Pantai Lakeba dan jika andan mengunjungi dipastikan keelokannya tak pernah anda lupakan seumur hidup. Pantai ini merupakan salah satu aset Kota Baubau yang terletak di Kelurahan Sulaa berjarak 5 Km dari alam bawah laut yang sangat indah. Dilokasi ini juga terdapat restoran Lakeba dengan kualitas memuaskan yang menyuguhkan beraneka makanan dan minuman siap saji.




Kolagana
kolagana_400Dengan pesona bawah lautnya yang menghadirkan keanekaragaman makhluk hidup seperti terumbu karang, ikan pelagis, lobster dan lain-lain merupakan salah satu alternatif bagi anda yang ingin menikmati eksotika kehidupan bawah laut serta panorama view ocean. Dengan potensi tersebut, ditempat ini anda juga dapat melakukan aktifitas lain seperti surfing, snorkling serta memancing. Obyek ini terletak di Kecamatan bungi 20 Km dari Pusat Kota Baubau.




Sulaa
sulaa_400Birunya laut serta keindahan panorama pantainya memberikan suasana yang nyaman dan berkesan untuk wisata anda bersama keluarga dan rekan anda. Dengan kondisi pantainya yang tenang, sangat memungkinkan untuk melakukan aktifitas memancing atau menyelam.
Selain itu pula daerah ini sebagai salah satu penghasil sarung tenun buton serta ikan asap.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | free samples without surveys